"Ukhti, ana mencintaimu karena Allah" #Bedakan cinta karena Allah dan karena syaitan. Mana mungkin Allah ridho dengan kemaksiatan.
"Ana jadikan ukhti sebagai adik angkat, mau kan?" #Sejak kapan anda serahim dengan dia? Lagi pula, yang berhak itu orangtua anda mengambil anak angkat, bukan anda.
"Ukhti cantik kalau pakai jilbab" #Yang berhak bilang demikian, suaminya. Bukan anda. Atau ini sarana anda menuju maksiat?
"Ukhti, apakah engkau tulang rusukku yang bengkok?" #Tulang rusuk yang bengkok itu perumpamaan istri bagi suaminya. Bukan perumpamaan untuk yang belum menikah.
"Assalamu'alaikum, ukhti sudah makan?" #Emang kalau sudah atau belum, anda mau apa? Anda saja masih dibiayai sama orangtua, alih-alih anda mau bertanya soal perut orang yg bukan urusan anda!
"Ukhti sudah shalat malam belum? (sms jam 1 malam)" #Anda sendiri sudah taubat dari fitnah wanita, belum? Nanya ibadah sementara diri jatuh dalam dosa.
"Ukhti, boleh minta no hp? nanti ana kirimin sms tausiyah" #Tausiyah buat diri sendiri saja. Sibukkan dengan muhasabah pada diri sendiri, tidak usah sibukin orang lain.
"Subhanallah...ana kagum dengan kepribadian ukhti. Ukhti seperti Fathimah, Sumayyah dan Khansa" #Lebay. Kalau anda kagumi wanita yang punya ilmu agama yang baik, seharusnya anda kagumi pula Rasulullah, Abu Bakar, Umar, dll, sebagai sosok teladan bagi lelaki.
"Alangkah beruntungnya ikhwan yang akan mendapatkan ukhti kelak...Masya Allah..." #Sudahlah, hentikan gombal anda. Ambil air wudhu, lalu sholat sunnah wudhu, itu ada pahalanya ketimbang anda bicara dengan lawan jenis yang akan menjerumuskan anda kepada kebinasaan.
"Ukhti, pacaran adalah haram. "Dan Janganlah kamu mendekati Zina". Maka itu, maukah ukhti ta'aruf dengan ana secara islami?" #Manipulasi kata. Intinya sama: pacaran. Bahasanya saja dimajaskan. Naif.
"Ukhti, nanti kajian di sana datang, ya? Ana juga datang...(ketemuan yuk!!)" #Perbaiki niat dalam bermajelis ilmu. Anda niat mencari ilmu atau mencari dosa?
"Masya Allah, ilmu ukhti sangat luas, maukah membantu ana untuk selalu memberikan nasihat ke ana?" #Astagfirullah, anda tidak usah minta nasehat ke wanita. Wanita itu kurang agamanya. Pergi ke ustadz minta tausiyah, itu lebih berkah, karena ilmu mereka komprehensif.
"Maukah ukhti jadi admin group yang ana bina? Biar ukhti bisa menemani ana menghandle group ini" #Group campur baur? Admin sarana maksiat? Stop gombal anda!
"Ukhti, kalau ada apa-apa tentang masalah agama yang ukhti tidak tahu, tanyakan ke ana ya? Insya Allah ana akan bantu" #Anda mendadak jadi ustadz? Sibukkan diri anda dengan ilmu tauhid, sunnah, al-Qur'an, dll.
"Ukhti, ana masih awam, ilmu ana sedikit, ana mohon ukhti membimbing dan mendakwahi ana selalu" #Kalau sudah sadar sedikit ilmu, maka jangan berhubungan dengan lawan jenis. Itu adalah kemaksiatan. Ilmu itu cahaya, sementara cahaya itu redup dengan kemaksiatan. Minus tambah minus, makin minus, kan!
"Ukhti, halalkan ana...jangan sampai ana putus asa jika ukhti menolak ana" #Itu urusan anda. Bodoh sekali anda hanya karena perhiasan dunia malah putus asa.
"Ukhti sudah hafal berapa juz? Bolehkah ana mendengar bacaan ukhti?" #Anda sendiri sudah berapa kali baca "Laa Taqrobuz Zina", bisakah anda jauhi sarana zina?
"Afwan ukhti...ana kesulitan jika bertemu secara langsung. Maukah kita tukeran foto saja? Tapi ukhti duluan ya?" #Foto makhluk hidup itu haram. Kecuali yang ada maslahatnya, seperti foto KTP, SIM. Penyetoran foto kepada anda bukan mengandung maslahat, namun maksiat.
"Ukhti, abang ukhti adalah teman akrab ana" #Emangnya kalau anda bersahabat dengan abangnya, mau apa?
"Ukhti selalu bikin ana takut. Pertama bertemu, ana takut bicara kepada ukhti. Pertama bicara, ana takut nanti suka pada ukhti. Pas suka, ana takut nanti jatuh cinta pada ukhti. Udah jatuh cinta, ana takut kehilangan ukhti" #Perkataan anda sudah mengandung 'kesyirikan'. Yaitu masalah khauf (takut), anda lebih takut kepada manusia daripada Allah. Apakah anda tidak takut kepada adzab Allah bagi mereka yang berzina? Baik itu zina tangan, apalagi ke zina sebenarnya.
Naudzubillah.

Komentar
Posting Komentar
Terima kasih telah membaca...!!!