Kisah-kisah Nyata

Muhammad Nikmatul Mu'minin Fadly Kisah-kisah nyata berikut ini sebagian besar
disarikan dari kitab alMusyawwaq ilal Qiro-ah wa
tholabil 'ilm karya Ali bin Muhammad al-'Imran.
1. KESABARAN DAN KESUNGGUHAN MENUNTUT ILMU Ibnu Thahir al-Maqdisy berkata : Aku dua kali
kencing darah dalam menuntut ilmu hadits, sekali
di Baghdad dan sekali di Mekkah. Aku berjalan
bertelanjang kaki di panas terik matahari dan tidak
berkendaraan dalam menuntut ilmu hadits sambil
memanggul kitab-kitab di punggungku
2. BELAJAR SETIAP HARI Al-Imam anNawawy setiap hari membaca 12 jenis
ilmu yang berbeda (Fiqh, Hadits, Tafsir, dsb..)
3. MEMBACA KITAB SEBAGAI PENGUSIR KANTUK Ibnul Jahm membaca kitab jika beliau mengantuk,
pada saat yang bukan semestinya. Sehingga beliau
bisa segar kembali.
4. BERUSAHA MENDAPATKAN FAIDAH ILMU MESKI DI
KAMAR MANDI Majduddin Ibn Taimiyyah (Kakek Syaikhul Islam Ibn
Taimiyyah) jika akan masuk kamar mandi berkata
kepada orang yang ada di sekitarnya: Bacalah
kitab ini dengan suara keras agar aku bisa
mendengarnya di kamar mandi. 5. 40 TAHUN TIDAKLAH TIDUR KECUALI KITAB
BERADA DI ATAS DADANYA Al-Hasan alLu'lu-i selama 40 tahun tidaklah tidur
kecuali kitab berada di atas dadanya. 6. TIDAKLAH BERJALAN KECUALI BERSAMANYA ADA
KITAB Al-Hafidz alKhothib tidaklah berjalan kecuali
bersamanya kitab yang dibaca, demikian juga Abu
Nu'aim alAsbahaany (penulis kitab Hilyatul
Awliyaa') 7. MENJUAL RUMAH UNTUK MEMBELI KITAB Al-Hafidz Abul 'Alaa a-Hamadzaaniy menjual
rumahnya seharga 60 dinar untuk membeli kitab-
kitab Ibnul Jawaaliiqy 8. KEMAMPUAN MEMBACA YANG LUAR BIASA Ibnul Jauzy  sepanjang hidupnya telah membaca
lebih dari 20.000 jilid kitab Al-Khothib al-Baghdady membaca Shahih al-
Bukhari dalam 3 majelis ( 3 malam), setiap malam
mulai ba'da Maghrib hingga Subuh (jeda sholat) Catatan : Shahih alBukhari terdiri dari 7008 hadits,
sehingga rata-rata dalam satu kali majelis (satu
malam) dibaca 2336 hadits. Abdullah bin Sa'id bin Lubbaj al-Umawy
dibacakan kepada beliau Shahih Muslim selama
seminggu dalam sehari 2 kali pertemuan (pagi dan
sore) di masjid Qurtubah Andalus setelah beliau
pulang dari Makkah. Catatan : Shahih Muslim terdiri dari  5362 hadits Al-Hafidz Zainuddin al-Iraqy membaca Musnad
Ahmad dalam 30 majelis (pertemuan) Catatan : Musnad Ahmad terdiri dari 26.363 hadits,
sehingga rata-rata dalam sekali majelis
membacakan lebih dari 878 hadits. Al-'Izz bin Abdissalaam membaca kitab
Nihaayatul Mathlab 40 jilid dalam tiga hari (Rabu,
Kamis, dan Jumat) di masjid. Al-Mu'taman as-Saaji membaca kitab al-Fashil
465 halaman (kitab pertama tentang Mustholah
hadits) dalam 1 majelis. Salah seorang penuntut ilmu membacakan di
hadapan Syaikh Bin Baz Sunan anNasaa'i selama
27 majelis Catatan : jika yang dimaksud adalah Sunan
anNasaai as-Sughra terdiri dari 5662 hadits,
sehingga rata-rata lebih dari 209 hadits dalam satu
majelis. Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albany rata-rata
menghabiskan waktu selama 12 jam sehari untuk
membaca buku-buku hadits di perpustakaan. 9. MENGULANG-ULANG MEMBACA SUATU KITAB
HINGGA BERKALI-KALI Al-Muzani berkata: Aku telah membaca kitab
arRisalah (karya asy-Syafi'i) sejak 50 tahun lalu
dan setiap kali aku baca aku menemukan faidah
yang tidak ditemukan sebelumnya. Gholib bin Abdirrahman bin Gholib al-Muhaariby
telah membaca Shahih alBukhari sebanyak 700
kali. 10. KESUNGGUHAN MENULIS Ismail bin Zaid dalam semalam menulis 90 kertas
dengan tulisan yang rapi. Ahmad bin Abdid Da-im al-Maqdisiy telah menulis/
menyalin lebih dari 2000 jilid kitab-kitab. Jika
senggang, dalam sehari bisa menyelesaikan
salinan 9 buku. Jika sibuk dalam sehari menyalin 2
buku. Ibnu Thahir berkata: saya menyalin Shahih al-
Bukhari, Shahih Muslim, dan Sunan Abi Dawud 7
kali dengan upah, dan Sunan Ibn Majah 10 kali Ibnul Jauzy dalam setahun rata-rata menyalin
50-60 jilid buku Muhammad bin Mukarrom yang lebih dikenal
dengan Ibnu Mandzhur –penulis Lisaanul Arab-
ketika meninggal mewariskan 500 jilid buku tulisan
tangan Abu Abdillah alHusain bin Ahmad alBaihaqy adalah
seseorang yang cacat sehingga tidak memiliki jari
tangan, namun ia berusaha untuk menulis dengan
meletakkan kertas di tanah dan menahannya
dengan kakinya, kemudian menulis dengan
bantuan 2 telapak tangannya. Ia bisa menghasilkan tulisan yang jelas dan bisa dibaca.
Kadangkala dalam sehari ia bisa menyelesaikan
tulisan sebanyak 50-an kertas. 11. SANGAT BERSEMANGAT DALAM MENCATAT
FAIDAH Al-Imam anNawawy berkata: Janganlah sekali-kali
seseorang meremehkan suatu faidah (ilmu) yang
ia lihat atau dengar. Segeralah ia tulis dan sering-
sering mengulang kembali. Al-Imam al-Bukhary dalam semalam seringkali
terbangun, menyalakan lampu, menulis apa yang
teringat dalam benaknya, kemudian beranjak akan
tidur, terbangun lagi , dan seterusnya hingga 18
kali. Abul Qosim bin Ward atTamiimy jika diberikan
kepada beliau suatu kitab beliau akan membaca
dari atas hingga bawah, jika menemukan faidah
baru beliau tulis dalam kertas tersendiri hingga
terkumpul suatu pokok bahasan khusus. 12. BERSAMA ILMU HINGGA MENJELANG AJAL Abu Zur'ah arRaaziy ketika menjelang ajal
dijenguk oleh sahabat-sahabatnya ahlul hadits
mereka mengisyaratkan hadits tentang talqin Laa
Ilaaha Illallaah. Hingga Abu Zur'ah berkata: ،ﺮﻔﻌﺟ ﻦﺑ ﺪﻴﻤﺤﻟﺍﺪﺒﻋ ﻯﻭﺭ
ﻦﻋ ،ﺐﻳﺮﻋ ﻲﺑﺃ ﻦﺑ ﺢﻟﺎﺻ ﻦﻋ
ﻦﻋ ﺫﺎﻌﻣ ﻦﻋ ،ﺓَّﺮﻣ ﻦﺑ ﺮﻴﺜﻛ
ﻪﻴﻠﻋ ﻪﻠﻟﺍ ﻰﻠﺻ – ﻲﺒﻨﻟﺍ
ﻻ :ﻪﻣﻼﻛ ﺮﺧﺁ ﻥﺎﻛ ﻦﻣ)) :- ﻢﻠﺳﻭ
ﺔﻨﺠﻟﺍ َﻞﺧﺩ ﻪﻠﻟﺍ ﻻﺇ ﻪﻟﺇ)) Abdul Humaid bin Ja'far meriwayatkan dari
Sholih bin Abi Uraib dari Katsir bin Murroh dari
Muadz dari Nabi shollallaahu 'alaihi wasallam:
Barangsiapa yang akhir ucapannya adalah Laa
Ilaaha Illallaah maka ia masuk surga.

Komentar